Kakak Ku Diandra Yunita – Ep 7 – Rahasia Kak Dina Yang Terbongkar
Cerita Seks Dewasa Terbaru Indonesia
Kak Dina keluar rumah di ikuti oleh Pak RT dan 1 orang temannya dengan tatapan cabul. aku yang curiga lalu berinisiatif mengikuti Kak Dina kemana ia berjalan.
aku menunggu Kak Dina keluar rumah, sampai benar benar aman untuk aku buntuti. sudah agak Jauh Kak Dina dan 2 bapak bapak itu berjalan, aku lalu mengikuti mereka. langkah demi langkah aku mengikuti mereka, di saat berjalan beberapa kali Kak Dina di pegangi pantatnya oleh ke 2 bapak bapak cabul itu, aku heran kenapa Kak Dina gak melawan, remasan demi remasan ku lihat di pada pantatnya Kak Dina. aku hanya bisa melihat tanpa bisa berbuat apa apa, aku terus membuntuti mereka sampai ke sebuah tempat seperti aula yang biasanya di pakai oleh bapak bapak komplek untuk rapat ke masyarakatan. mereka masuk ke tempat itu. Pak RT lalu melihat sekitar dan mengunci pintu masuk aula itu.
aku bingung bagaimana caranya aku kesana karena tempanya hanya seperti ruangan aula tanpa ada sekat ataupun ruangan lain untuk ku bersembunyi. aku lalu mengitari ruangan itu dengan pelan dan hati hati. setelah mengitari sampai belakang tempat, aku menemukan sebuah tangga kayu yang bersender dekat dengan tempat tandon, di sana aku naik pelan pelan, tiap anak ku daki perlahan agar tak mengeluarkam suara yang akan membuat mereka curiga. sesampainya di atas aku langsung mencari tempat untuk mengintip, ternyata ada sebuah jendela kecil yang terbuka aku lalu masuk dengan cara tiarap. dengan susah payah aku masuk, kaki ku ku masukan terlebih dahulu, jadi posisi ku seperti tiarap tapi bergerak mundur. setelah semua kaki ku masuk, aku berusaha untuk mencari tempat untuk ku berpijak. aku lalu turun dengan pijakan tadi, ternyata aku masuk ke dalam toilet aula itu. aku berpijak pada toilet duduk yang cukup kuat, aku beruntung karna pintu toilet itu terbuka namun tidak lebar, aku lalu bergerak ke pintu itu dengan pelan dan hati hati.
aku lalu mengintip dari celah pintu yang terbuka, ternyata di sana aku melihat Kak Dina lagi di cium oleh Pak RT dengan mesranya, sementara temennya mengerayangi tubuh belakang Kak Dina dan menciumi kepala bagian Kak Dina. tubuh Kak Dina seperti di sandwich oleh dua bapak bapak sialan itu. ku lihat Kak Dina seperti menikmati perlakuan dari bandot tua itu. tangan Pak RT juga meremasi buah dada Kak Dina yang pulen nan indah itu.
setelah puas menciumi Kak Dina Pak RT lalu menyandarkan Kak Dina ke dinding aula, ia lalu membuka resleting jaket olahraga Kak Dina, karna tak memakai bh atau dalaman lain, langsung terlihat jelas dua buah gunung Kak Dina.
.
wah Mbak Dina kayaknya udah siap banget kita ewe, sampai gak pake daleman gini hahaha, bener gak Kusmo” ucap Pak RT dengan tawanya, yang terdengar jelas.
.
Pak RT
.
Kusmo
.
” hahaha, gak sabar minta ewe tuh” ucap salah seorang bapak bapak yang ku tahu namanya Kusmo.
.
” hmmm ahhhh nggak gituhhhh ahhh Pak” ucap Kak Dina mendesah saat buah dadanya di remasi Pak RT.
.
” hahaha pinter aja kamu ngelesnya, ahhh mau rasain susu mbak lagi hmmmmm” ucap Pak RT langsung menghisap buah dada Kak Dina.
.
tanpa basa basi Pak RT langsung menghisap payudara Kak Dina sebelah kanan, sementara temennya Kusmo menghisap payudara Kak Dina sebelah kiri, aku melihat adegan yang begitu hot itu membuat gairah birahi ku muncul. tak sadar kontol ku kembali berdiri pelan pelan.
.
Dinandra Yunita
.
” hmmphhh ahhhh pelan pelan Pak” desah Kak Dina.
.
desahan demi desahan Kak Dina terdengar, desahan seksi Kak Dina keluar saat tubuhnya dinikmati oleh seseorang yang bukan suaminya. Pak RT dan Kusmo terus menghisap dua buah dada Kak Dina dengan rakus, tangan Kusmo juga tak diam, tangannya juga menjamah area kewanitaan Kakaku yang cantik itu. membuat Kak Dina mendesah dan tubuhnya bergerak tanpa henti tangan Kak Dina sebelah kanan menutupi mulutnya sedangkan tangan kirinya memegangi kepala Kusmo yang gundul itu.
puas mereka mencabuli buah dada Kak Dina mereka lalu melepaskan celana Kak Dina, terpampang lah paha putih nan semok Kak Dina di hadapan dua bapak bapak bajingan itu. Kusmo dengan rakus menjilati paha Kak Dina dari atas sampai bawah, sementara Pak RT lanjut mencumbu Kak Dina sambil tangannya aktif memainkan kedua payudara Kak Dina. Kusmo yang berada di bawah langsung meloloskan celana dalam Kak Dina hingga nampak memek Kak Dina yang indah dengan bulu tipis. dengan sigap Kusmo langsung menghidap lipatan memek Kak Dina, Kak Dina merespon dengan sedikit melebarkan kakinya hingga Kusmo dengan leluasa menghisap dan menjilati memek Kak Dina.
.
” hmmppp ahhh shhh”
” ohhhh pakkkk ohhh teruuuss”
desah Kak Dina di sela ciumannya bersama Pak RT.
.
puas mereka bermain dengan tubuh Kak Dina, mereka lalu melepaskan Kak Dina, masing masing mereka melepas sarung yang mereka kenakan, terpampang lah dua batang kemaluam yang sangat berurat itu tegak tanpa halangan apapun.
.
” ayo istri Pak Ferry sepong dong kontol kami” ucap Pak RT dengan memegangi kepala Kak Dina yang masih mengenakan hijab hitam mendorongnya ke bawah.
.
Kak Dina berjongkok di antara dua bapak bapak itu, Pak RT berada di sebelah kiri Kak Dina sedangkan Kusmo berada di sebelah kanan Kak Dina. pelan pelan Kak Dina meraih dua kontol itu, masing masing tangan Kak Dina mulai mengocok dua batang itu dengan irama yang sama.
.
” ahhh anjing enak bener tangan Mbak Dina lembut banget” ucap Kusmo dengan mendongakan ke atas kepalanya.
.
” hahaha, sayang lakinya yang bodoh itu malah gak pake bini spek lonte begini” ucap Pak RT sambil mendesah di kocok Kak Dina.
.
aku yang mendengar Kaka kandungku dan Kaka iparku di lecehkan seperti itu tak terima, namun aku tak bisa melakukan apa apa, aku terlalu takut untuk melawan dua bapak bapak brengsek itu.
.
” ayo sepong lonte jangan di kocok aja” ucap Pak RT memerintah Kak Dina seperti pelacur.
.
Kak Dina hanya mengangguk dan membuka pelan mulutnya, Kak Dina pelan pelan melahap kontol Pak RT sampai setengahnya, mulut Kak Dina sekarang penuh dengan kontol Pak RT. pelan pelan Kak Dina lalu memaju mundurkan mulutnya di kontol Pak RT.
.
” ahhh ohhhh “
” ohh terus mbak hisap yang kenceng”
” ohhh uhhh mantap”
desah Pak RT sambil memegani kepala Kak Dina.
.
Kak Dina menyepong kontol Pak RT dengan tangannya kirinya memegangi paha Pak RT, sementara tangan kanannya aktif mengocok kontol Kusmo. aku yang melihat adegan itu langsung membuka celana ku, lalu mengocok kontol ku.
.
” gantian dong cok, gua mau juga di sepong Mbak Dina” ucap Kusmo ke Pak RT.
.
” ahh lu nih ganggu aja, harusnya gua gak ngajak lu Kus” ucap Pak RT kesal lalu memutar kepala Kak Dina mengarahkannya ke kontol Kusmo.
.
Kak Dina langsung melahap Kontol Kusmo dan memaju mundurkan kepalanya lagi di kontol Kusmo.
.
” ahhh ohhhh anjingg”
” ni lonte hijaban enak bener mulutnya”
” ohhh ahhh sering sering dah lakinya pergi biat bisa entod Mbak Dina terus”
” shhh ohhh ahhhh”
desah Kusmo tak karuan saat di sepong Kak Dina.
.
Kak Dina tak bersuara, ia hanya fokus menyepong kontol mereka. bergantian Kak Dina menyepong kontol Kusmo dan Pak RT, desahan dan lecehan dari mereka terhadap Kak Dina membuat gairah seks ku malah meningkat. aku terus mengocok kontol ku dan mendesah dengan pelan.
.
” ahhhh ohhhh Kak” desah ku pelan.
.
puas mereka merasakan mulut Kak Dina Kusmo lalu merebahkan Kak Dina. Kusmo menjadi tumpuan Kak Dina bersandar dan tangan Kusmo memegangi payudara Kak Dina, sementara Pak RT membuka lebar lebar ke dua kaki Kak Dina lalu memposisikan kontolnya masuk ke memek Kak Dina. pelan pelan Pak RT memasukkan kontolnya ke memek Kakaku itu.
bleeesssssss
” nggghhhh ahhhh”
desah Kak Dina saat seluruh batang kontol Pak RT masuk seutuhnya.
.
Pak RT lalu mulai menggenjot memek Kak Dina.
.
ahhh masih sempit aja memek mu Mbak
” ahhh ohhhh”
desah Pak RT saat menggenjot Kak Dina.
.
” jarang di pakai lakinya hahaha” tawa Kusmo sambil meremas dua buah dada Kak Dina.
.
Pak RT menggenjot tubuh Kak Dina dengan pelan, sementara Kusmo memainkan payudara dan puting Kak Dina.
.
” ahh ohhh Pakkk ahhh”
” pelan pelan pakk ohhhh”
” shhh ohhh ohhh”
desah Kak Dina memenuhi ruangan aula.
.
genjotan pada Pak RT pada Kak Dina semakin capat, membuat mereka berdua mendesah cukup nyaring di ruangan itu.
.
” ahhh Mbaaakkk ahhhh”
” saya keluar Mbaakkk ahhhh”
desah Pak RT.
.
” Ahhh ohhhb jangan”
” jangan di dalam lagi Pakk”
” ahhhhhh”
desah Kak Dina sambil berusaha mendorong tubuh Pak RT namun tidak bisa.
.
Pak RT lalu melepaskan kontolnya dan mengocok kontolnya tepat di wajah Kak Dina.
croott croooot croooooot
sperma Pak RT menyembur deras membasahi wajah Kak Dina dan mengenai sedikit kerudung hitamnya.
Pak RT lalu berdiri dan duduk di samping Kak Dina, sementara Kusmo mengambil alih seperti posisi Pak RT tadi, ku lihan jelas kontol Kusmo lebih besar dan hitam dari pada punya Pak RT, dengan mudah Kusmo memasukkan kontolnya kedalam memek Kak Dina.
bleeessss
” ngeeehhhh”
desah Kak Dina dimasuki kontol untuk kedua kalinya.
.
anjing rapet banget cok” ucap Kusmo merasakan legitnya memek Kakaku.
.
” hahaha, emang juara istri Pak Ferry, tenang aja pak, bapak berlayar kami yang urus istri bapak di sini hahaha” tawa Pak RT di ikuti tawa dari Kusmo.
.
Kusmo dengan kasar menggenjot Kakaku sehingga Kak Dina cukup kewalahan mengikuti permainan dari Kusmo.
.
” ahhh ohhh pelan pelan”
” ohhh uhh sakit Pak”
ucap Kak Dina meringis di sela desahannya.
.
” ahhhh memek kaya lonte begini ngatur gue ahhh”
” diem aja lo dari pada gua gampar muka lo”
” ahh anjing anjing enak banget bangsaaaat”
desah Kusmo sambil menggenjot kasar Kak Dina.
.
” ahhh ohhhh pakkk”
” ahhhh sakitt ahhh “
” ampun pelan pelan ahhhh”
desah Kak Dina tak berdaya.
.
” nikmatin aja mbak, ndak usah di pikirin hahaha” tawa Pak RT sambil meremas dada kaka ku.
.
di saat aku sedang asyik dan syahdu mengocok kontol ku, tiba tiba….
.
” KECOOOAAA AAAAAAAAA”
teriak ku kager saat kecoa tepat berada di tangan ku.
.
membuat aku ketahuan di persembunyaian ku. Pak RT lalu berjalan ke arah ku, Kak Dina dan Kusmo juga diam melihat ke arah toilet.
.
” wahahaha ada adeknya Mbak Dina ternyata lagi nontonin kita” ucap Pak RT dengan telanjang bewah.
.
aku tak sempat menaikan celana ku sehingga kontol ku pun terlihat oleh Pak RT.
.
” hahaha bawa masuk sini cok, biar dia bisa nontonin gua ewe Kaka nya hahaha” tawa Kusmo.
.
Pak RT dengan paksa menarik ku tanpa memberi kesempatan untuk ku menaikan celana. aku keluar bersama Pak RT dan di sana aku melihat Kak Dina kaget melihat ku keluar tanpa menaikan celana ku yang melorot di kaki.
.
” kita apakan ini anak baru” ucap Pak RT pada kusmo sambil memegangi tangan ku.
.
” kita habisin aja sampai dia gak bisa ngomong” ucap Kusmo berdiri.
.
namun Kak Dina sempat menahan tangan Kusmo.
.
” Pak jangan sakiti adek saya, adek saya akan diam dan gak lapor sama suami atau orang lain, saya mohon jangan sakiti adek saya, pakai saya saja pak gak usah hirauin adek saya ” ucap Kak Dina memohon untuk tak meyakiti ku.
.
” hahahaha inget ya lu diem, jangan kasih tau siapa siapa, kalo nggak mati lu” ucap Pak RT mencekik ku.
.
” ahhh ahhh i i iya pak mengerti” ucap ku pasrah dan tak bisa membantu Kak Dina.
.
” hahaha yaudah lu tonton Kaka lu gua ewe” ucap Kusmo.
.
Kusmo lalu memasukkan kembali kontolnya di memek kakaku, dan menggenjotnya dengan gaya yang sama. Kak Dina hanya bisa pasrah menerima genjotan kasar dari Kusmo.
.
nggak ngocok lagi lu” ucap Pak RT.
.
aku hanya diam dan menggelengkan kepala, karna kaget plus malu, birahi ku hilang seketika, sambil tertunduk lesu melihat kaka ku di setubuhi secara kasar.
.
” ahhh anjing gua mau keluar ahhhh uhhhhh”
.
” di luar aja pak ahhh ohhh”
” ahh ohh hmmmm ahhhhhhh”
desah Kak Dina.
.
Kusmo lalu mencabut kontolnya dari memek Kak Dina.
croooot croooot crrroooooot
sperma Kusmo menyembur kembali ke wajah Kak Dina, Kak Dina hanya bisa pasrah menutup mata dan mulutnya dari peju Kusmo.
.
Dinandra Yunita
.
setelah selesai mereka lalu pergi begitu saja meninggalkan aku dan Kak Dina yang berlumuran peju di wajahnya. aku lalu membantu Kak Dina membersihkan peju di wajahnya.
ku buka baju ku sa ku lap wajah Kak Dina denga hati hati, aku juga memasangkan lagi cd dan celananya, dan membetulkan jaket olahraganya. aku menunutun Kak Dina keluar dari aula dan menuju rumah.
sesampainya di rumah aku lalu mendudkan Kak Dina si sofa dan membawakan air putih. Kak Dina minum sampai habis air itu.
.
” Kak maafin aku yah aku gak bisa tolong kaka” ucap ku sedih.
.
” gak papa Anton, kamu udah tau semuanya”
” tolong jangan sambai Mas Ferry tau yah”
ucap Kak Dina membelai kepala ku.
.
” kok kaka bisa kaya gitu sama mereka ?” tanya ku ke Kak Dina.
.
” panjang ceritanya Anton, nanti lain kali kaka ceritain” ucap Kak Dina yang sudah membaik.
.
” hmm iya Kak” ucap ku mengangguk.
.
Kak Dina hanya tersenyum ke arah ku.
.
” tapi aku boleh kan kak kaya Pak RT sama temennya itu” ucap ku berdiri lalu menurunkan celana ku.
.
membuat Kak Dina terkejut dan membuka mulutnya.
.
” Anton ” ucap Kaka ku dengan lirih.
.
” plis Kak aku pengen rasain tubuh kaka” ucap ku mendekat ke arah Kak Dina.
