Kakak Ku Diandra Yunita – Ep 11 – Awal Dari Semua Rencana Baru

Author Avatar

RajaBokeps

Joined: Mar 2025
Bagikan Video Bokep Ini

Cerita Dewasa Terupdate Indonesia


Dinandra Yunita
.

” Mas, MilkTea nya 3 rasa vanilla, strawberry sama bubble gum ” ucap seorang pelanggan yang kesekiam memesan minuman ku siang ini.
.
” totalnya empat puluh lima ribu kak, mau qris atau tunai, okey tunai yah kak lima puluh ribu rupiah, kembaliannya lima puluh ribu rupiah, tunggu sebentar yah kak ” ucap ku yang sudah mulai kelelahan namun harus tetap tersenyum dan semangat di hadapan para pelanggan ku.
.
hari ini pertama kali launching bisnis ku, karena bantuan dari Pak Reza pemasaran yang sangat tepat membuat bisnis ku seketika rame sekali, padahal ini adalah hari pertama ku berjualan. dengan penuh telaten aku menyiapkan pesanan pesanan mereka, satu persatu pesanan para pelanggan ku buat dengan penuh cinta, agar rasa dari Milktea ku melekat di hati para pelanggan pelanggan ku, anjaaaassss.
akhirnya semua pelanggan yang datang sudah ku layani semua, aku duduk di kursi sederhana dengan topi yang ku kipas kipaskan ke tubuh ku yang di basahi keringat yang membanjiri baju ku. aku lalu mengambil kotak bekal yang di siapkan oleh Kak Dina sebelum aku berangkat launching milk tea. aku makan kotak bekal berisi nasi dan lauk pauk nugget dan sosis bakar. aku makan dengan lahap untuk mengusi kembali tenaga ku berjualan nantinya. setelah selesai makan tak lama ada pengunjung lagi ingin membeli minuman ku. aku cukup familiar dengan wajahnya, seperti pernah melihat di suatu tempat, setelah ku ingat ingat ia adalah Emma Azalia teman Husna Amira di sekolah.
.
Emma Azalia

.
kamu temennya Husna Amira kan yah, Emma ? ” tanya ku pada pengunjung itu.
.
” eh, Anton yah, adiknya ibu Dina, kamu yang jualan ternyata, jadi papah aku yang bantuin kamu buka ini ? ” tanya Emma pada ku.
.
” oh, kamu anaknya Pak Reza, wah dunia sempit sekali yah ternyata ” ucap ku tersenyum sambil membuatkan pesanannya.
.
” hahaha, ketemu lagi kita Anton, kata papah aku di suruh kesini buat nyobain, katanya milktea kamu enak kata papah, makanya aku penasaran mau nyobain ” ucap Emma membalas senyuman ku.
.
” oh yah, sebentar aku buatin, bentar lagi selesai ” ucap ku.
.
dengan telaten aku membuatkan pesanan Emma anak dari Pak Reza. setelah selesai aku lalu menyuruhnya mencoba dan berkomentar tentang minuman ku.
.
” ini Emma MilkTea kamu rasa tiramisu sudah jadi, cobain dulu terus kasih aku komentar ” ucap ku memberikan milk tea itu pada Emma.
.
” hmmm, wah seger banget, manisnya juga pas gak yang bikin enek, wah ini pasti laku kalo rasanya konsisten terus kaya gini ” ucap Emma memuji minuman buatan ku.
.
” hahaha makasih yah Emma ” ucap ku senang mendengar pujian dari Emma.
.
” oh yah berapa Anton harganya ? ” ucap Emma bertanya.
.
” gak udah lah Emma, ngapain gratis aja buat kamu, ayah kamu udah bantuin aku, masa minta bayaran, udah gratis aja, kalo kamu kesini lagi aku kasih gratis terus kok ” ucap ku ingin membalas budi kebaikan Pak Reza ke anaknya.
.
” heh gak boleh, aku di suruh papah aku bayar, masa gratis sih ” ucap Emma menolak untuk tak bayar.
.
” gak usah Emma, aku seneng bisa ngasih kamu, udah terima aja kenapa sih, biar aku dapat pahala juga ” ucap ku tetap kekeh.
.
hmmm iya deh kalo gitu ” ucap Emma sambil menikmati minuman buatan ku.
.
” eh Emma, Pak Reza kemana yah ? katanya mau kesini tapi sampau sekarang gak nongol nongol ” ucap ku bertanya pada Emma.
.
” hmmm tadi katanya pergi sama Bu Dina gak tau kemana, aku jalan dulu yah Anton, mau ke acara di seberang sana ” ucap Emma menjawab pertanyaan ku.
.
” oh okey Emma, makasih yah udah mampir, semoga kamu kesini terus ” ucap ku dengan senang.
.
” iya siap deh Anton, nanti aku ajak temen sekolah aku, yaudah aku jalan dulu yah ” ucap Emma berjalan menjauh dari tempat ku berjualan milktea.
.
aku kembali ke aktifitas ku berjualan seperti biasa, melayani pelanggan dengan sepenuh hati. sampai waktu sore dan barang barang jualan ku sudah habis, tak muncul juga Pak Reza. aku lalu membereskan jualan ku untuk menutupnya. saat aku sedang bersih bersih Pak Reza datang dengan Kak Dina di sampingnya.
.
Pak Reza

.
Dinandra Yunita

.
” halo Anton, gimana nih jualannya ? ” tanya Pak Reza mengagetkan ku.
.
” eh Pak Reza, Kak Dina, silahkan duduk dulu, lumayan Pak Reza rame banget hari ini, padahal baru pertama kali buka, makasih Pak Reza bantuan pemasaranya ” ucap ku senang dengan bantuan Pak Reza.
.
” udah habis yah Anton, padahal kaka mau nyobain ih ” ucap Kak Dina melihat jualan ku yang sudah hampir habis.
.
” aman kok kak, barang barangnya masih ada di kamar aku, nanti aku buatin di rumah dengan spesial buat Kak Dina tersayang ” ucap ku tersenyum pada Kak Dina.
.
” hahaha untung besar yah Anton ” ucap Pak Reza dengan tawa khas bapak bapaknya.
.
” iya pak, syukur deh, makasih yah Pak Sekali lagi bantuannya ” ucap ku berterima kasih kepada Pak Reza.
.
” yuk Bu Dina, kita ada acara utama, aku pergi dulu yah Anton sama Kaka kamu ini, dah lama gak jalan sama Kaka mu yang cantik ini hahaha ” ucap Pak Reza sambil merangkul Kak Dina.
.
” Kaka jalan dulu yah, kalo kamu pulang kunci rumah kaya biasa ” ucap Kak Dina juga berpamitan dengan ku.
.
” oh iya Kak, emang mau kemana ? ” ucap ku bertanya pada Kak Dina dan Pak Reza.
.
” ada suatu hal yang mau di bicarain di hotel deket sini, yaudah mbak Dina yuk, saya udah gak sabar ” ucap Pak Reza tersenyum dengan Kak Dina.
.
” ayo pak, Kaka jalan dulu, hati hati pulangnya yah ” ucap Kak Dina.
.
mereka pun lalu berjalan dan masuk ke mobil Pak Reza, ku lihat Pak Reza sesekali meraba pantat Kak Dina yang masih terbungkus seragam kerjanya, aku tak mau ambil pusing dengan tingkah mereka yang agak mencurigakan, aku terus melanjutkan tugas bersih bersih ku untuk tutup toko.
setelah semua selesai aku lalu pulang dengan motor ku menuju rumah Kak Dina, sesampainya di rumah aku langsung menyiapkan bahan bahan untuk berjualan esok, dengan teliti aku cek semua bahan untuk ku berjualan nantinya, setelah selesai aku lalu bersih bersih dan beristirahat dengan santai sambil memainkan PS 5 memainkan game favorit ku Ghost Of Tsushima. saat aku sedang asyik asyik main game, terdengar suara dari pintu depan terbuka, aku lalu keluar kamar dan ku dapati Kak Dina masuk ke rumah dengan keadaan yang tak beraturan seragamnya. ia lalu duduk di meja makan untuk duduk bersitirahat, aku lalu mengahampirinya dan menyambut kedatangannya di rumah.
.
” eh Kak Dina udah sampai ” ucap ku berjalan turun dari tangga.
.
” eh Anton, iya Anton capek banget tadi sama Pak Reza ” ucap Kak Dina dengan nada bicara gak kecapean.
.
” wah emang tadi ngobrolin apa sampe kaka kecapean gitu ? ” tanya ku dengan Kak Dina.
.
” hmmm ada deh Anton, kamu tuh kepo terus sama Kaka kenapa sih ? ” tanya nya balik pada ku.
.
” ya namanya juga kepo Kak, masa aku gak boleh tau sih sama kegiatan Kaka, oh yah Kak mau minum MilkTea buatan aku ? aku bikinin yah, biar capek Kaka hilang ” ucap ku bertanya pada kaka ku.
.
” yaudah bikin Anton, Kaka mau mandi dulu, bau keringat Kaka ini gak enak banget ” ucap Kak Dina.
.
” oke Kak, habis Kaka selesai minumannya udah jadi ” ucap ku lalu mulai membuatkan Kak Dina minuman.
.
Kak Dina lalu bangkit dari kursinya dan berjalan ke Kamar. aku dengan penuh kasih sayang membuatkan minuman untuk Kaka ku tercinta. tak lama minuman untuk Kak Dina sudah jadi, di ikuti Kak Dina yang turun dari kamar dengan Daster hitam yang sangat cocok di tubuhnya. ia lalu duduk di kursi makan yang di depannya sudah ada MilkTea yang ku buatkan spesial untuknya.
.
Daster Dinandar Yunita

.
” wah seger nih kayaknya ” ucap Kak Dina tersenyum pada ku.
.
” ayo Kak di minum ” ucap ku menyuruh Kak Dina meminum MilkTea buatan ku.
.
” enak banget Anton, suka banget kaka rasanya, moga jualan kamu laku yah terus bisa sukses ” ucap Kak Dina setelah meminum MilkTea itu.
.
” hahaha siapa dulu dong yang buatin, adek Kaka gitu loh ” ucap ku dengan bangga.
.
” enak banget Anton, makasih yah ” ucap Kak Dina dengan senyuman manis di wajahnya.
.
sama sama Kak ” ucap ku membalas senyuman Kak Dina.
.
” Anton, Kaka mau ngomong sesuatu sama kamu ” ucap Kak Dina tiba tiba serius sekali.
.
” yaudah, Kak mau ngomong apa sih ” ucap ku.
.
” maafin Kaka selama ini udah nolak kamu, jujur Kaka juga pengen tapi kita terhalang ikatan Kaka Adek, malah Kaka ngasih keperjakaan kamu sama temen Kaka sendiri, Kaka merasa bersalah sama Kamh Anton, kalo kamu mau Kaka bersedia melakukan itu sama kamu Anton ” ucap Kak Dina membuat ku kaget.
.
aku tak menyangka Kak Dina mengatakan hal seperti itu pada ku.
.
” jadi maksud Kaka ? ” Ucap ku.
.
” iya Anton, Kaka milik kamu malam ini ” ucap Kak Dina lalu mendekat ke arah ku.

Reviews

100 %

User Score

1 ratings
Rate This

Sharing

Leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *